Bagianku

Seperti bernafas, kau juga sama pentingnya, terkadang jauh lebih penting. Aku rela untuk tidak menghembuskan nafas ini hanya untuk jauh lebih dalam mengenalmu, dalam keheningan, dalam sudut ini. Jelas untuk kau lihat tapi tak cukup jelas bagiku untuk menentukan arah langkah ini, setidaknya untuk membawa diri ini jauh lebih dekat denganmu.

Aku takut akan langkah ini, sedikit saja aku salah, mungkin selamanya takkan bisa ku perbaiki. Dan jauh dari itu semua, aku takut kehilangan mu, aku takut kehilangan kembali bagian yang telah lama aku nanti-nantikan, bagian hidup yang memang sewajarnya ada. Bagian dimana kamu adalah tujuan ku, bukan sekedar kebahagian kini, tapi juga tentang masa depan yang aku angankan, dimana kita bersama hingga ajal memisahkan.





Komentar

Postingan Populer