Ananda

Kau hadir secepat cahaya melintas, tetapi hanya sekedar untuk melintas. Menghampiri dan diam mungkin tak pernah terbesat dibenak mu, sehingga dengan cepat kau bisa pergi berlalu membawa angan-angan ku, kesana dan kemari, menari dengan indah, bagimu, tidak bagiku. Terdiam dan mencoba menerima semua kenyataan, walau susah namun itulah yang harus aku terima ketika aku berani untuk menjatuhkan suatu pengharapan. tidak hanya untuk saat ini, tapi juga untuk yang akan datang, pengharapan ku.

Komentar

Postingan Populer