Perihal kagum memang biasa, tapi dengan siapa kita kagum yang menimbulkan perasaan-perasaan yang berbeda. Seperti apa yang aku lakukan padamu saat ini, memang awalnya bukan dari kesadaran ku. Tapi memang citra mu yang menarik asaku. Sayangnya aku belum paham dengan cara apa aku menyampaikannya kepadamu. Kejujuran dan cara memahami terkadang bertolak belakang dan justru menghadirkan jarak jika keduanya salah. Maafkan ketidak beranianku untuk mengutarakannya kepadamu dan justru memilih untuk membuat kata-kata sok romantis seperti ini. Terkesan tidak tegas dan penakut kata orang, tapi apalah yang diketahui orang, selain hanya mendesak dan berharap dapat tertawa diatas kesalahan-kesalahan yang aku lakukan. Saat ini hal terbaik yang bisa kulakukan hanyalah berdoa, mendoakan mu agar selalu baik-baik saja disana.

Komentar

Postingan Populer