Agustus
Berlomba dengan imajinasi, dan berharap semuanya tidak sebatas imaji. Kau bilang untuk tidak mencintaimu dan cintailah apa yang sedang terjadi, dan itu justru membuat aku semakin mencintaimu. Hari-hari ku kini ku penuhi dengan memikirkanmu, tanpa lupa menyiapkan diri untuk kuat ketika gelombang itu akan datang. Anugrah diawal agustus yang kuharap tidak akan cepat berlalu, karena aku sadar dengan apa yang terjadi. Apa yang belum terikat, bahkan ketika terikat pun semua tetap bisa terlepas. Ya, terkadang realistis menjadi musuh bagi pemimpi, sedikit pesimis tanpa lupa apa itu optimis. Seperti katamu tadi, " Cintai saja apa yang sekarang terjadi."
Komentar
Posting Komentar