Liar
Kita terlalu liar, menjadi sukar dalam hal menyatukan pikir. Tak jarang kita berkelakar, beradu dengan opini masing-masing, menggiring perkataan menemukan jenaka dan tidak jarang kita malah menemukan ego. Berdiri dengan pendirian memang baik, paham dengan apa yang ingin kita dirikan, namun menjadikan orang lain ikut berdiri dengan kitalah yang tidak bisa diterima, kita terlalu liar. Liar untuk diri kita sendiri, tak jarang juga untuk orang lain. Tak sedikit juga yang menganggap apa yang kita sampaikan hanyalah omong kosong, tanpa sadar bahwa kita telah berusaha sesederhana mungkin dalam menyampaikan pikir agar otaknya yang minim itu sanggup mencerna kalimat yang kita utarakan. Sarkas katanya, sebenarnya jauh kepada penyampaian penilaian atas sikap-sikap yang terjadi. Liar memang tidak sederhana dan itu yang menjadikan kita istimewa, tanpa lepas dengan tanggung jawab hasil buah pikir.
Komentar
Posting Komentar