Penantian

Akhirnya kita bisa berjumpa, kembali. Rutinitas ini meminta waktu yang tidak sedikit, walau sesekali aku coba mencuri waktu untuk memikirkanmu. Kau tahu ? aku merindukan obrolan biasa kita, tapi aku paham bahwa itu bukan sekadar satu dua patah kata dan aku tidak rela jika harus megakhirinya ketika kita sama larutnya dalam melepas rindu. Perihal rasa yang kita tanam memang benar adanya tanggung jawab kita masing-masing, lahir dan tumbuh tanpa dikehendaki tetapi meminta pertanggung jawaban untuk dipetik.
Sekarang aku sudah disini, hadir dan berada di sebelahmu lagi. Jangan gusar tentang apa yang akan terjadi kedepannya, yakin dan saling berpegang, tidak hanya sekedar tangan namun pikir dan juga hati. Menyelaraskan kepercayaan menuju arah yang sama. Memang tidaklah mudah, tetapi kita sudah pernah berjuang bukan ? Saling mencuri waktu untuk setidaknya bisa saling memikirkan, memang tidak berwujud tapi aku yakin telah merasakannya, setidaknya ketika kita saling ingin mengakhiri waktu.

Komentar

Postingan Populer