Setapak

Aku pernah percaya

Aku pernah percaya bahwa semuanya akan indah, walau tidak mudah

Mungkin jalan yang aku lalui tak seperti orang lain, begitupun dengan waktunya

Aku pernah yakin semua orang punya masa dan kesusahannya sendiri, begitupun dengan aku

Seperti kisah yang dulu kamu ceritakan

Kamu juga perlu perjuangan untuk bisa sampai di tahap ini

Kesana kesini, melakukan hal ini dan juga itu

Mulai dari apa yg tidak kamu suka hingga menjadi terbiasa

Kini waktunya aku

Secara sadar, aku pernah membuang waktu ku

Bahkan aku sempat ragu

Apakah aku mampu ? apakah aku bisa menebus masa lalu ?

Rintangan di depan tampak kian jelas

Pengalaman bertabrakan dengan waktu yang tersisa

Kata orang mimpiku terlalu banyak, mereka bilang aku takkan bisa menggapainya, "kamu goblok" itu yang biasa mereka katakan

Tapi aku pernah yakin

Jalanku mungkin tak seramai jalan perkotaan, yang dihiasi oleh lampu-lampu kota, orang berlalu lalang, sederhananya ketika kita jatuh banyak orang yang akan membantu kita

Jalanku juga tak seperti jalan bebas hambatan, yang bisa sampai ke tempat tujuan dengan waktu yang singkat

Mungkin jalanku tak jauh hanya sebatas jalan setapak, jalan dimana aku perlu waktu untuk melaluinya, jalan yang sepi dan mungkin tidak akan ada orang yang melihatku, mungkin juga tidak ada lampu yang akan menerangi jalanku, terkadang jalan itu bisa saja berlubang, ada waktu yang harus ku sisihkan untuk memperbaikinya terlebih dahulu

Tapi, dengan adanya seperti itu, aku mulai memaknai waktu tersebut bukan sebagai waktu yang panjang sebagai cobaan

Waktu yg aku lewati di jalan setapak ini membantuku mengenal diriku lebih jauh, aku mampu

Aku harap diriku tidak lagi sebatas pernah percaya

Komentar

Postingan Populer