Di Bawah Langit yang Gelap
Dia datang seperti fajar yang mengusir kelam, seindah purnama yang menari di langit malam, dan bercahaya seperti mentari yang menggenggam dunia.
Hadirnya mengubah segala yang gelap menjadi terang, seperti awal hari yang membawa harapan baru. Ketika dia melangkah, waktu berhenti sejenak, dan dunia seakan menyambut dengan bisikan lembut dari angin yang menari di antara daun-daun. Setiap tatapannya adalah cahaya yang memecah kebisuan malam, setiap geraknya adalah tarian anggun yang melambangkan keindahan tak terungkapkan.
Seperti purnama yang tidak pernah ragu mengungkapkan dirinya di tengah langit yang luas, dia hadir dengan segala keindahannya tanpa henti, tanpa peduli siapa yang mengamati. Dan, seperti mentari yang dengan lembut menggenggam dunia, dia memberi kehangatan tanpa syarat, membawa cahaya yang membuat segalanya hidup kembali.
Namun, meskipun dia secerah itu, ada bayangan yang menggantung—sebuah pertanyaan yang tak terucapkan, apakah ada tempat bagi sesosok fajar di dunia yang begitu kelam ini?
Komentar
Posting Komentar