Isyarat di Ujung Sunyi
Ada getaran halus di udara, seperti bisikan yang nyaris tak terdengar, memanggil atau mungkin sekadar melintas tanpa maksud. Aku berdiri di persimpangan sunyi, membaca jejak samar yang ditinggalkan seseorang di balik tirai cahaya. Nada-nada yang bergulir dalam ruang asing itu menyentuh pikiranku dengan lembut, namun menggurat tanda tanya yang tak kunjung luruh. Aku pernah mencoba mengetuk, menanyakan apakah ada badai yang harus diredam, tetapi jawaban yang kutemukan hanyalah lengang yang seolah meminta untuk dimengerti tanpa pernah menjelaskan.
Barangkali aku hanyalah pejalan yang menangkap kelopak bunga jatuh, bertanya-tanya apakah ia gugur untukku atau memang tertiup angin ke arah yang tak bisa kupahami. Ada sesuatu yang mengikat langkahku di tepian ini, entah harapan atau sekadar ilusi yang terus memanggil tanpa pernah benar-benar menyambut.
Komentar
Posting Komentar