Di Malam Ketika Suara Terasa Jauh
Ada malam yang terasa seperti ruangan besar tanpa dinding
kata katamu meluncur, tetapi tidak ada yang menampung
Ia memantul kembali menjadi gema yang hanya kau dengar sendiri
namun tidak pernah benar benar sampai pada ia
yang seharusnya menerima arti
Begitulah malam ini
sunyi yang berjalan perlahan
membuatmu sadar bahwa ruang kadang tidak berbagi beban
Seseorang yang selama ini kau beri tempat luas
tiba tiba tampak lebih percaya pada suara lain yang melintas
Bukan suaramu yang ia kenal
melainkan suara entah dari mana
yang kini lebih ia dengar tanpa banyak tanya
Pendapatmu dibiarkan menunggu
seolah rasamu bisa dikesampingkan dalam sekejap
Dan caranya menjawab membuatmu perlahan mengerti
ada sesuatu yang tidak seimbang di antara kalian
ada langkah yang tidak berjalan setara
Ketika ia sibuk dengan dunianya
kamu diminta mengerti
Namun ketika kamu menjaga duniamu sendiri
kamu dianggap berlebih
Standar yang tidak adil
tetapi sudah terlalu lama kamu biarkan berdiri
Malam ini bukan tentang panggilan yang tidak dijawab
bukan tentang menunggu
bukan tentang penasaran
Itu hanya permukaan dari sesuatu yang jauh lebih dalam
Ini tentang keinginan yang sederhana
keinginan agar suaramu dianggap penting
agar keberadaanmu tidak hanya terlihat
saat ia sedang membutuhkan sesuatu
Ada perih yang datang sebentar
itu wajar
Ada kesal yang tidak keras namun mengendap
itu manusiawi
Ada tanya kecil yang muncul dalam diam
apakah aku punya tempat
atau hanya seseorang yang mudah digeser
ketika suara lain mulai mengetuk pintu yang sama
Dan meski kamu menertawakan semuanya
kamu tahu ada bagian kecil dalam dirimu yang tersenggol
bahkan ketika kamu memilih pura pura tidak merasakannya
Tetapi kamu masih berdiri malam ini
masih memilih untuk tersenyum
masih memilih untuk kuat
walau yang kamu rasakan tidak seluruhnya ringan
Karena mungkin itu caramu bertahan
menutup retak dengan candaan
tanpa perlu siapa pun tahu
bagaimana suara retaknya bergetar di dalam dadamu
Komentar
Posting Komentar